Ikut Berita - Berita Demo Tanggal 25 November nanti yang sebagai kelanjutan dari demo tanggal 4 November lalu saat ini sedang ramai di bicarakan dimedia sosial. Demo tanggal 25 November nanti akan di lakukan jika polisi belum juga menetapkan Ahok sebagai tersangka penistaan agama.
Imam besar FPI, Habib Rizieq tidak membantah saat di tanya akan ada demo lanjutan tanggal 4 November, namun Habib juga mengatakan sampai saat ini tanggal pastinya belum di tetapkan.
"Tanggal demo lanjutan belum pasti di tetapkan GNPF-MUI ( Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI). Tapi demo itu akan di lakukan jika Ahok masih di lindungi oleh rezim penguasa," kata Habib Rizieq.
Habib juga menyuruh agar semua umat islam di negeri melakukan persiapan untuk kembali melakukan demo jika penegak hukum masih belum menetapkan Ahok sebagai tersangka menistakan agama.
"Jika aksi demo bela Islam 1 dan 2 tetap tidak di gubris rezim penguasa dan penegak hukum, maka demo bela islam 3 akan dilakukan dan kemungkinan lebih anarkis serta revolusi bela islam akan menjadi solusinya," tegas Habib.
Hal tersebut juga sama dengan apa yang di katakan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan luar negeri dan kerja sama internasional, KH Muhyiddin junaidi. Menurut Muhyiddin jikia Ahok belum menjadi tersangka mungkin ratusan ribu umat islam akan kembali unjuk rasa.
"Kalau demo bela islam ke tiga terjadi maka aparat harus lebih banyak dan waspada, karena potensi terjadinya sesuatu yang tidak di inginkan lebih terbuka sebab umat merasa kecewa karena demo pertama dan kedua tidak di respon," ujar Muhyiddin.
“Kita tahu Pak Jokowi dekat dengan Ahok. Tapi ini realita, banyak yang mendesak agar Ahok diproses hukum. Jangan sampai hanya demi menjaga satu orang, ratusan ribu orang tersakiti,” tegas Muhyiddin.