Ikut Berita -
Berita hari ini Pakar Hukum Tata Negara, Margarito mengatakan bahwa SBY tersangka utama atas dokumen TPF Munir yang hilang, Karena di era SBY TPF Munir bekerja menyerahkan hasilnya ke pemerintah.
"Kalau memang ada di kasih ke kantor kepresidenan dulu tanya aja sama SBY. Tanya dia taruh dimana," ujarnya saat ditemui usai diskusi di cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/10/2016).
TPF Munir dibentuk pas saat SBY masih menjabat sebagai presiden itu juga melalui keputusan presiden saat itu (Era SBY). Jadi keberadaan dokumen tersebut pasti SBY yang paling tau dan bisa menjelaskannya.
"Bagaimanapun dia (SBY) harus tau barang itu ada dimana. Kita minta SBY bicara, ada dimana barang itu (dokumen TPF)," tegas Margarito.
Kalau emang SBY tidak mau bilang dimana, maka presiden Joko Widodo yang bisa turun tangan atau langsung memerintahkan Jaksa Agung maupun mentri politik Hukum dan Keamanan serta Kaporli untuk menanyakan langsung pada SBY, "Simple kan?" tutur Margarito.
"Kalau sudah jelas tidak ada baru kita minta untuk langkah kedua (tanya ke TPF)," ujar dia.
Apa dokumen ini sengaja di hilangkan SBY agar dalang pembunuhnya tidak tertangkap? Margarito malah memberikan pertanyaan balik.
"Kalau gk di tutupi, kenapa dihilangkan SBY? gak mungkin dokumen itu bisa hilang sendiri kan? emang jin bisa hilang?" pungkas Margarito.
Tag :