• About
  • Sitemap
  • Kontak
  • Privacy Policy
Ikut Berita
  • Home
  • Ikut-News
  • Ikut-Techno
  • Ikut-Sports
  • Ikut-Lifestyle
  • Ikut-Selebriti
  • Ikut-Politik
Home » Ikut-News » Ahok Tolak Sandiaga jadi Pendampingnya karena "Sandiaga Bodoh Tidak Ngerti Hukum"
Ahok Tolak Sandiaga jadi Pendampingnya karena "Sandiaga Bodoh Tidak Ngerti Hukum"

Ikut Berita - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa di sebut Ahok tidak mau banyak berdebat soal permasalahan yang dilontarkan bahwa Sandiaga Uno akan menjadi calon Gubernur, dari Partai Gerindra.

Ahok berpendapatan kalau Latar belakang seorang pengusaha Sandiaga tidak tepat mengkritik soal niatnya yang ingin menggugat Undang-Undang Pilkada ke Mahakamah Konstitusi (MK).

Baca Juga : Golkar Yang Menyarankan Sandiaga Jadi Pendamping Ahok

"Tunggu nanti di sidang MK aja lah. Berdebat sama orang di media, tidak ngerti hukum lagi, ngapain. Makanya di MK aja kita debatnya," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (1/09/2016).

Sebelum Sandiaga Uno menuduh Ahok ingin menggunakan fasilitas negara untuk melakukan kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Sandiaga menuduhnya karena Ahok terdengar tidak ingin cuti kampanye dan mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada di Mahkamah Konstitusi.

Menurut dia, UU Pilkada telah mengantisipasi agar petahana tidak dapat menyalahgunakan kekuasaan dengan memanfaatkan fasilitas negara untuk melakukan kampanye.

"Kalau dia cuti kan dia tidak bisa gunain fasilitas negara, itu kan lebih fair. Undang-Undang itu dibuat untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan," ungkapnya.

Tag : Kabar Berita Terupdate, Ahok, Gubernur, Sandiaga Uno, Pilkada 2017
Admin 9/01/2016 Genesis SEO Premium Bandung Indonesia

Ahok Tolak Sandiaga jadi Pendampingnya karena "Sandiaga Bodoh Tidak Ngerti Hukum"

Ikut-News | Published Date: 9/01/2016
Ahok Tolak Sandiaga jadi Pendampingnya karena "Sandiaga Bodoh Tidak Ngerti Hukum"

Ikut Berita - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa di sebut Ahok tidak mau banyak berdebat soal permasalahan yang dilontarkan bahwa Sandiaga Uno akan menjadi calon Gubernur, dari Partai Gerindra.

Ahok berpendapatan kalau Latar belakang seorang pengusaha Sandiaga tidak tepat mengkritik soal niatnya yang ingin menggugat Undang-Undang Pilkada ke Mahakamah Konstitusi (MK).

Baca Juga : Golkar Yang Menyarankan Sandiaga Jadi Pendamping Ahok

"Tunggu nanti di sidang MK aja lah. Berdebat sama orang di media, tidak ngerti hukum lagi, ngapain. Makanya di MK aja kita debatnya," ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (1/09/2016).

Sebelum Sandiaga Uno menuduh Ahok ingin menggunakan fasilitas negara untuk melakukan kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Sandiaga menuduhnya karena Ahok terdengar tidak ingin cuti kampanye dan mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada di Mahkamah Konstitusi.

Menurut dia, UU Pilkada telah mengantisipasi agar petahana tidak dapat menyalahgunakan kekuasaan dengan memanfaatkan fasilitas negara untuk melakukan kampanye.

"Kalau dia cuti kan dia tidak bisa gunain fasilitas negara, itu kan lebih fair. Undang-Undang itu dibuat untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan," ungkapnya.

Tag : Kabar Berita Terupdate, Ahok, Gubernur, Sandiaga Uno, Pilkada 2017
loading...
Newer Post Older Post

Subscribe to: Post Comments (Atom)
Tweets by @ikutberitaa
Powered by Blogger.

Copyright © Ikut Berita. All rights reserved. Theme by CB Blogger

↑