• About
  • Sitemap
  • Kontak
  • Privacy Policy
Ikut Berita
  • Home
  • Ikut-News
  • Ikut-Techno
  • Ikut-Sports
  • Ikut-Lifestyle
  • Ikut-Selebriti
  • Ikut-Politik
Home » Ikut-News » "VISI Dan MISI Jokowi Itu Semua Omong Kosong" Kata SBY

Ikut Berita - Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ngaku setuju dengan visi dan misi Jokowi, Tapi ia menilai bahwa selama Pemerintahan Jokowi berjalan Visi maritim itu hanya omong kosong.

"Saya sering mendengar kita ini bangsa maritim. Negara kepulauan wajib hukumnya, harga mati, pembangunan kita berwawasan maritim. Tapi saya dengar, saya ikuti, semua itu hanya Retorika atau omong kosong," kata SBY saat memberikan orasi ilmiah saat wisuda ke-XV universitas Al Azhar Indoensia di Jakarta.

"Kadang retorika itu emang di perlukan, tapi kondisi tidak akan bisa berubah kalau tanpa tindakan, tanpa kebijakan, tanpa program yang aktual untuk di kerjakan," tambah SBY.

Ia mengatakan, meski mengelu-elukan visi maritim, pemerintah saat ini masih lebih fokus pada pembangunan infrastruktur di darat seperti pembangunan kereta api dan jalan raya. Banyak sektor pembangunan di laut yang belum dikembangkan seperti minyak dan gas lepas pantai, perikanan, pariwisata hingga pembangunan masyarakat pesisir.

Baca Juga : Rumah Ahok Kemalingan, Miliaran Rupiah Ludes Diambil

"Selama ini kita heavy daratan. Kita ingin seimbang. Dua-duanya penting tak boleh pincang," kata SBY.

Untuk menjadikan visi maritim pemerintah berubah dari omong kosong menjadi kenyataan, SBY meminta pemerintah benar-benar merumuskannya dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Mindset kita, cara pandang kita harus diubah tak hanya retorika tapi harus diimplementasikan," kata Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Padahal beberapa program pemerintah ada yang sudah terlaksana, sekalipun ada yang belum terlaksana, sebijaknya dimaklumi untuk 2 tahun pemerintahan.

Dimana Kementrian KKP dalam 1 tahun saja suah membasmi 107 kapal ilegal, sementara pemerintahan sebelumnya dalam 5 tahun hanya 38 kapal ilegal.  Sebelumnya produsen ikan dipegang Thailand dan philipina, sekarang produsen ikan Asia tenggara sudah berpindah ke tangan Indonesia. Hasil ikan melimpah ruah.

Selain itu program tol laut juga sudah jalan. Beberapa daerah di Indonesia sekarang pun mengekspor hasil daerah tidak harus ke Surabaya atau Jakarta dulu tapi sudah bisa melakukan ekspor dari pelabuhan di daerahnya masing - masing.
Admin 8/27/2016 Genesis SEO Premium Bandung Indonesia

"VISI Dan MISI Jokowi Itu Semua Omong Kosong" Kata SBY

Ikut-News | Published Date: 8/27/2016

Ikut Berita - Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ngaku setuju dengan visi dan misi Jokowi, Tapi ia menilai bahwa selama Pemerintahan Jokowi berjalan Visi maritim itu hanya omong kosong.

"Saya sering mendengar kita ini bangsa maritim. Negara kepulauan wajib hukumnya, harga mati, pembangunan kita berwawasan maritim. Tapi saya dengar, saya ikuti, semua itu hanya Retorika atau omong kosong," kata SBY saat memberikan orasi ilmiah saat wisuda ke-XV universitas Al Azhar Indoensia di Jakarta.

"Kadang retorika itu emang di perlukan, tapi kondisi tidak akan bisa berubah kalau tanpa tindakan, tanpa kebijakan, tanpa program yang aktual untuk di kerjakan," tambah SBY.

Ia mengatakan, meski mengelu-elukan visi maritim, pemerintah saat ini masih lebih fokus pada pembangunan infrastruktur di darat seperti pembangunan kereta api dan jalan raya. Banyak sektor pembangunan di laut yang belum dikembangkan seperti minyak dan gas lepas pantai, perikanan, pariwisata hingga pembangunan masyarakat pesisir.

Baca Juga : Rumah Ahok Kemalingan, Miliaran Rupiah Ludes Diambil

"Selama ini kita heavy daratan. Kita ingin seimbang. Dua-duanya penting tak boleh pincang," kata SBY.

Untuk menjadikan visi maritim pemerintah berubah dari omong kosong menjadi kenyataan, SBY meminta pemerintah benar-benar merumuskannya dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Mindset kita, cara pandang kita harus diubah tak hanya retorika tapi harus diimplementasikan," kata Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Padahal beberapa program pemerintah ada yang sudah terlaksana, sekalipun ada yang belum terlaksana, sebijaknya dimaklumi untuk 2 tahun pemerintahan.

Dimana Kementrian KKP dalam 1 tahun saja suah membasmi 107 kapal ilegal, sementara pemerintahan sebelumnya dalam 5 tahun hanya 38 kapal ilegal.  Sebelumnya produsen ikan dipegang Thailand dan philipina, sekarang produsen ikan Asia tenggara sudah berpindah ke tangan Indonesia. Hasil ikan melimpah ruah.

Selain itu program tol laut juga sudah jalan. Beberapa daerah di Indonesia sekarang pun mengekspor hasil daerah tidak harus ke Surabaya atau Jakarta dulu tapi sudah bisa melakukan ekspor dari pelabuhan di daerahnya masing - masing.
loading...
Newer Post Older Post

Subscribe to: Post Comments (Atom)
Tweets by @ikutberitaa
Powered by Blogger.

Copyright © Ikut Berita. All rights reserved. Theme by CB Blogger

↑